Belajar Bersama Membuat RPP 1 Lembar

SMPRQ NGAJUM-Menteri Nadiem Makarim menggagas program “Merdeka Belajar” dengan merekomendasikan kepada para guru untuk membuat Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) hanya selembar.

Tidak sedikit guru yang pesimis, ah mana bisa, RPP kan ada banyak komponen. Dari identitas sekolah, tema, kelas/semester, materi pokok, alokasi waktu, tujuan pembelajaran, kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi, materi pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, sumber belajar, langkah-langkah, dan penilaian. Biasanya dengan banyak komponen ini, sampai berlembar-lembar. Bahkan ada guru yang lebih memilih tidak mau membuat RPP, jalan aja pokoknya.

Untuk lebih meningkatkan kompetensi guru dalam hal mewujudkan mutu pendidikan yang berkualitas, tenaga pendidik pada SMP NU Riyadlul Qur’an Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang, menggelar kegiatan Belajar Bersama Membuat Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 1 Lembar, Minggu (09/02/20).

Kegiatan yang berlangsung disalah satu ruang kelas SMP NU Riyadlul Qur’an ini Dipimpin Wakakur Abul Kholiq,S.Pd dan didampingi Kepala Sekolah (Kasek) Mawang Hani Wijaya, Lc

Dihadapan seluruh guru, SMP NU Riyadlul Qur’an Ngajum, Abdul Koliq bidang Kurikulum, Mawang Hani Wijaya,LC kepala Sekolah mengungkapkan, bahwa kegiatan ini sangat penting dan wajib diikuti oleh seluruh guru, sebab bermanfaat meningkatkan kinerja guru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai guru profesional di dalam kelas.

“Kepala Sekolah menitipkan pesan kepada kita semua, khususnya para guru untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, sebab ini merupakan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan profesionalitas para guru dalam melakukan kegiatan belajar mengajar didalam kelas,” imbuh Mawang Hani Wijaya.

Mawang Hani Wijaya pun menambahkan, materi dalam kegiatan ini akan sangat-sangat membantu para guru, dimana dalam penyusunan RPP yang sebelumnya, memuat kompentensi dasar (KD) sampai bepuluh-puluh halaman, namun dengan materi ini diharapkannya dalam peyusunan RPP kedepan bisa disederhanakan menjadi 1 halaman saja.

Olehnya Mawang Hani Wijaya berharap dengan sosialisasi ini bisa meringankan guru dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai tenaga pendidik, sebab bukan hanya RPP saja yang harus disusun oleh guru namun silabus dan perangkat pembelajaran lainnya juga harus disiapkan oleh seorang tenaga pendidik, belum lagi seorang guru menurutnya akan disibukkan dengan pengolahan nilai dan lain sebagainya. (supeno)

Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *