Praktek bahasa inggris “PROCEDURE TEXT” – SMP RQ 2020

NGASEM- “Experience is the best teacher”, pengalaman adalah guru terbaik. Ungkapan ini berlaku dalam setiap aspek kehidupan termasuk dalam pembelajaran di kelas. Ketika siswa bisa merasakan manfaat dari pembelajaran dalam kehidupan nyata, maka bisa dipastikan bahwa antusiasme serta motivasi siswa untuk belajar akan sangat tinggi

Teks prosedur yang diajarkan pada kelas 9a, 9b, dan 9c, Smp Nu Riyadlul Qur’an Desa Ngasem Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang  menggunakan praktek nyata.  Pertama-tama yang dilakukan oleh Bu Nurul Hidayati, S.Pd, M.Pd. Guru mapel Bahasa Inggris Smp Nu Riyadlul Qur’an adalah, perkelas dibagi menjadi 4 kelompok terdiri dari

  1. Blossom group ” How to make fried Fish”
  2. Jasmine Group ” How to make fried Rice”
  3. Rose Group ” How to make Spicy Chicken”
  4. Orchid Group ” How to make Corn Rice”
  5. .

dan meminta siswa untuk membawa makanan dan minuman dalam kemasan yang memiliki petunjuk pembuatan dari rumah, misalnya: mie instan, kopi instan, teh, dan sereal.

Di awal pembelajaran, siswa diminta untuk menterjemahkan instruksi pembuatan pada setiap bungkus makanan tersebut dalam bahasa inggris yang sesuai dengan ketentuan teks prosedur.

Di tahap ini, siswa di tuntun untuk bisa memahami konsep dari teks yang sedang dipelajari dengan pengenalan struktur generic dan tata bahasa yang digunakan. Selanjutnya,Bu Nurul Hidayati, S.Pd, M.Pd. memberikan contoh (modeling) cara membuat makanan/minuman berdasarkan instruksi pada kemasan yang dibawa oleh siswa melalui beberapa video sehingga siswa memiliki gambaran yang semakin jelas tentang procedure text. Dalam tahap ini, proses internalisasi pembelajaran sedang berlangsung. Dengan melihat secara langsung proses yang dilakukan, siswa diajak secara langsung untuk mengalami pembelajaran yang dilakukan.

Setelah siswa memiliki gambaran yang jelas tentang apa yang harus dilakukan, langkah selanjutnya adalah bekerja sama dengan beberapa siswa dalam satu kelompok untuk mempraktikkan satu procedure text. Diharapkan, dalam tahap ini, siswa sudah bisa merumuskan rancangan teks baik dalam lisan dan tulis. Dengan pola kerjasama kelompok ini, siswa memiliki kesempatan untuk saling bertukar ilmu serta membantu satu dengan yang lain. Dengan menggunakan bahan yang mereka bawa dari rumah, berdasarkan contoh yang sudah diberikan oleh guru, setiap kelompok mempraktikkan langsung didepan kelas dengan alat-alat yang dibutuhkan.

Tahap terakhir pembelajaran adalah siswa di latih membuat teks prosedur berbahasa inggris beserta laporan dan foto 2 proses pembuatannya serta merancang teks prosedur secara mandiri dengan menggunakan pengalaman yang telah mereka dapat di tahap-tahap pembelajaran sebelumnya. Teks dalam bentuk tulisan bisa dibuat dikelas dengan bantuan guru, yang kemudian bisa dilanjutkan di kelas untuk penyempurnaan. Proses outlining membutuhkan waktu lebih dari 1 kali pertemuan.

Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *